Breaking News
Sajian informasi global yang menyajikan berita dari berbagai negara, mulai dari konflik, diplomasi, ekonomi dunia, hingga perkembangan budaya internasional.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Banjir Landa Empat Kabupaten di Kalteng, Ribuan Warga Terdampak

Banjir Landa Empat Kabupaten di Kalteng, Ribuan Warga Terdampak

cek disini

Banjir Landa Empat Kabupaten di Kalteng, Ribuan Warga Terdampak dan Mengungsi

Inews Amuntai- Banjir kembali melanda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan empat kabupaten mengalami bencana alam ini. Hingga Sabtu (23/8), keempat kabupaten yang terdampak adalah Kapuas, Murung Raya, Gunung Mas, dan Barito Utara.

“Ribuan warga terdampak, sebagian bahkan harus mengungsi,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaulatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Alpius, seperti dikutip dari TribunKalteng.com.

Alpius menambahkan bahwa data masih terus diperbarui karena tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lapangan masih bekerja. “Data masih terus kami perbarui karena tim BPBD di lapangan masih bekerja,” lanjutnya.

Dampak Banjir di Empat Kabupaten

Berdasarkan data yang telah terkumpul, dampak banjir di setiap kabupaten bervariasi. Di Murung Raya, banjir merendam 51 desa/kelurahan di tujuh kecamatan. Sebanyak 2.539 kepala keluarga (KK) atau 7.340 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, 60 KK (270 jiwa) terpaksa mengungsi. Kerusakan fasilitas umum tercatat sebanyak 42 unit, sementara rumah warga yang terendam mencapai 2.110 unit.

Banjir Landa Empat Kabupaten di Kalteng, Ribuan Warga Terdampak
Banjir Landa Empat Kabupaten di Kalteng, Ribuan Warga Terdampak

Baca Juga: Fabio Grosso Optimis: Jay Idzes dkk Bisa Bikin Napoli Kesulitan

Sementara itu, di Kabupaten Kapuas, banjir melanda tujuh desa di dua kecamatan. Jumlah warga yang terdampak masih dalam proses pendataan karena tim BPBD setempat baru tiba di lokasi. “Untuk Kapuas, data detail masih dihimpun. Namun bantuan logistik sudah kami siapkan dan segera dikirimkan,” kata Alpius.

Di Kabupaten Gunung Mas, banjir memengaruhi kehidupan warga di 11 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Total 546 KK atau 1.196 jiwa terdampak. Sebanyak 42 rumah warga dan 19 fasilitas umum terendam. “Gunung Mas jadi salah satu fokus distribusi bantuan karena cakupan wilayah banjir cukup luas,” tutur Alpius.

Sedangkan di Barito Utara, banjir dilaporkan mengenai satu desa. Tercatat tujuh rumah dan dua fasilitas umum terendam.

Kondisi Sungai Barito dan Upaya Pemantauan

Dari pantauan terkini, ketinggian muka air Sungai Barito dilaporkan mengalami penurunan tipis, dari 8,48 meter menjadi 8,45 meter. Meskipun demikian, Alpius mengingatkan bahwa situasi masih harus diwaspadai. “Meski ada penurunan muka air, situasi masih harus diwaspadai. Tim kami tetap melakukan pemantauan dan kaji cepat di titik-titik rawan,” katanya.

Pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir lebih besar atau dampak lanjutan dari kondisi sungai yang masih berada di atas level waspada.

Banjir Setinggi Atap Rumah di Kapuas

Kejadian banjir yang cukup parah terjadi di Kapuas, di mana air sempat mencapai ketinggian atap rumah. Video yang memperlihatkan kondisi tersebut beredar luas di media sosial.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S Pandiangan, pada Kamis (21/8), mengungkapkan bahwa banjir terjadi di Dusun Jakatan Masupa, Desa Tumbang Manyarung, Kecamatan Mandau Telawang.

Sedikitnya 17 rumah warga dilaporkan hanyut terbawa arus deras akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut selama sepekan terakhir. Pangeran menyebutkan, data awal menunjukkan 11 rumah di Dusun Jakatan Masupa hanyut. Jumlah itu ditambah enam rumah lainnya di Desa Tumbang Manyarung.

Penanganan dan Bantuan Korban

BPBD Kalteng dan BPBD di kabupaten-kabupaten terdampak terus berkoordinasi untuk melakukan penanganan darurat. Bantuan logistik seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan darurat lainnya telah disiapkan dan mulai didistribusikan ke titik-titik pengungsian.

“Prioritas kami adalah memastikan keselamatan warga dan memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa darurat ini,” kata Alpius.

Warga yang terdampak dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas yang berwenang. Mereka juga diminta untuk menghindari area yang masih rawan banjir atau arus deras.

Banjir yang melanda empat kabupaten di Kalteng ini kembali mengingatkan betapa rentannya beberapa wilayah di Indonesia terhadap bencana alam, terutama pada musim hujan. Perlu adanya langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan yang lebih baik untuk mengurangi dampak di masa depan. Sementara itu, upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan untuk membantu warga yang terdampak.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *