Taman Kota Amuntai Kini Makin Bersih dan Nyaman, Berkat Program Penyapuan Dua Kali Sehari
Inews Amuntai- Wajah Kota Amuntai, Kalimantan Selatan, kini tampak semakin bersih dan rapi. Upaya Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) dalam menjaga kebersihan kota mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satu langkah efektif yang dijalankan sejak awal tahun adalah program penyapuan jalan dan taman dua kali dalam sehari, baik di pagi maupun sore hari.
Langkah ini terbukti memberikan perubahan besar terhadap kebersihan fasilitas umum, terutama taman-taman kota yang menjadi tempat favorit warga untuk bersantai. Jika sebelumnya kegiatan penyapuan hanya dilakukan satu kali setiap pagi, kini petugas kebersihan bekerja dua kali lipat lebih giat — menyapu area publik di waktu pagi dan sore untuk memastikan lingkungan selalu dalam kondisi bersih dan nyaman.
Kerja Keras Petugas Kebersihan untuk Kota yang Lebih Indah
Slamet, salah satu petugas kebersihan yang sudah mengabdikan dirinya selama 15 tahun, mengatakan bahwa sistem baru ini sudah berjalan selama sekitar tujuh bulan dan hasilnya sangat terlihat. “Kalau dulu kami hanya menyapu sekali, antara jam 08.00 sampai 11.00 pagi. Sekarang, penyapuan dilakukan dua kali — pagi pukul 06.00 sampai 08.00 dan sore pukul 15.00 sampai 17.00 WITA,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).
Ia mengakui bahwa beban kerja memang menjadi lebih berat karena dilakukan dua kali dalam sehari. Namun, Slamet dan rekan-rekannya merasa puas melihat hasil kerja mereka yang kini bisa langsung dirasakan masyarakat. “Kalau capek pasti, tapi rasanya senang lihat taman dan jalan bersih. Orang yang datang ke taman juga nyaman, tidak melihat sampah berserakan,” tambahnya dengan senyum bangga.
Slamet menjelaskan bahwa pembagian lokasi kerja juga dilakukan secara bergiliran. “Ada yang fokus di taman, ada yang di ruas jalan utama. Kami rolling supaya tanggung jawab merata dan semua area bisa terjaga kebersihannya,” jelasnya.

Baca Juga : Tawuran Remaja Bersenjata Tajam Gegerkan Banjarmasin, Warga Saka Permai Ketakutan
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Perkim dan LH Kabupaten HSU, Masrai Syawfajar, menyampaikan bahwa kebijakan penyapuan dua kali sehari ini diterapkan untuk meningkatkan kualitas kebersihan ruang publik di pusat kota. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan nyaman bagi masyarakat.
“Fasilitas umum seperti taman dan area publik lainnya biasanya ramai dikunjungi warga pada pagi dan sore hari. Karena itu, kami memastikan petugas melakukan penyapuan sebelum waktu-waktu tersebut, agar pengunjung datang dalam kondisi taman yang sudah bersih,” terang Masrai.
Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah kini menggandeng pihak ketiga sebagai penyedia jasa kebersihan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan tenaga dan area kerja. Dengan sistem baru ini, kinerja petugas menjadi lebih terarah dan mudah dievaluasi.
Taman Puteri Junjung Buih Jadi Contoh Nyata Keberhasilan Program
Salah satu lokasi yang paling menonjol hasilnya adalah Taman Puteri Junjung Buih, taman kota yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Amuntai. Taman ini hampir selalu ramai, terutama menjelang sore hari. Kini, berkat penyapuan rutin dua kali sehari, taman terlihat jauh lebih bersih dan terawat.
Sekitar pukul 17.00, saat banyak warga datang untuk bersantai, suasana taman tampak nyaman. Daun kering sudah dibersihkan, rerumputan rapi, dan tidak terlihat sampah plastik berserakan. Anak-anak bisa bermain dengan aman, sementara orang tua menikmati sore di bawah rindangnya pepohonan.
Selain itu, fasilitas umum seperti tempat sampah kini tersebar di berbagai titik strategis taman. Petugas kebersihan pun rutin memeriksa agar tempat sampah tidak penuh. Pemerintah juga aktif menghimbau pengunjung dan pedagang kaki lima untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Lingkungan bersih bukan hanya tanggung jawab petugas, tapi juga kesadaran bersama. Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik,” ujar Masrai.
Antusiasme Warga Terus Tumbuh
Warga Amuntai pun menyambut baik perubahan positif ini. Banyak pengunjung mengaku senang dengan suasana taman yang kini lebih asri dan nyaman. “Sekarang enak sekali duduk sore di taman, tidak ada bau sampah dan rumputnya rapi. Anak-anak juga betah main,” kata Siti Rahmah, salah satu warga yang rutin berolahraga pagi di taman.
Beberapa warga bahkan berharap agar program ini bisa diperluas ke area perumahan dan lingkungan permukiman lain. Mereka menilai bahwa kebersihan taman menjadi bukti nyata kerja keras petugas dan perhatian pemerintah terhadap kualitas hidup masyarakat.
Kebersihan sebagai Cerminan Kota yang Maju
Program penyapuan dua kali sehari ini tidak hanya sekadar menjaga estetika kota, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung pariwisata lokal. Kota yang bersih akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Amuntai.
Melalui kolaborasi antara petugas kebersihan, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat, wajah Kota Amuntai kini tampak lebih segar. Langkah sederhana seperti penyapuan rutin ternyata mampu membawa perubahan besar — menciptakan ruang publik yang bersih, indah, dan nyaman untuk semua.
Taman bersih, warga pun bahagia.
Kota Amuntai kini semakin layak disebut kota yang peduli pada lingkungan dan kebersihan — bukti bahwa kerja keras dan disiplin kecil sehari-hari dapat menghadirkan perubahan besar bagi seluruh masyarakat.














